Perasaan Kim Mu-jin terhadap Han Gyu-rim semakin dalam di restoran itu, sementara Gyu-rim nyaris tak punya waktu sejenak pun untuk memikirkan urusan asmara di tengah kesibukannya mengurus rumah tangga, bekerja paruh waktu, dan masalah terbaru yang menimpa saudara-saudaranya. Mu-jin memilih bersabar dan berencana mendekatinya secara perlahan, namun rayuan berani Jo Heung-sik mengguncang tekadnya. Pendekatan perlahan itu berakhir dengan sebuah pengakuan yang tiba-tiba.
